Showing posts with label Binatang. Show all posts
Showing posts with label Binatang. Show all posts

Tuesday, April 5, 2011

Khasiat Tersembunyi Dibalik Ceker Ayam

ORANG Indonesia boleh dibilang kenyang makan ceker ayam atau kaki ayam. Bayangkan, sejak bayi boleh mencicipi nasi tim, kaki ayam sudah jadi hidangan favorit sehari-hari.

Setelah bayi belajar jalan, makin rajin orangtua kita memasok kaki ayam pada sajian nasi timnya. Konon, kaki bayi bisa bertambah kuat kalau sering diberi kaki ayam.
Sebagian pakar sering protes dengan pendapat ini. Alasannya, bagian ayam yang bergizi tentulah dagingnya. Sementara kaki ayam, jelas-jelas tanpa daging. Kalaupun ada bagian kulitnya yang agak tebal, pasti tidak ikut dimakan oleh si bayi.


Menanggapi pendapat mereka, para orangtua tidak serta-merta mundur. Kaki ayam tetap saja diikutsertakan dalam membuat nasi tim bagi bayi-bayi mereka.

�Ya sudahlah kalau tidak ada gizinya. Paling tidak kita bisa memanfaatkan rasa gurihnya. Toh dulu-dulu juga kita bisa sehat begini, kan antara lain karena kaki ayam,� kata seorang ibu yang jelas-jelas emoh meninggalkan kebiasaan yang sudah turun-temurun itu.

Kaki ayam memang berasa gurih, hingga orang dewasa pun banyak yang hobi makan kaki ayam. Entah kaki ayam yang dimasak ala dimsum atau kaki ayam yang dijadikan keripik bergengsi yang harganya luar biasa melambung.

Lantas, betulkah kaki ayam sama sekali tidak bermanfaat? Atau betulkah kaki ayam bisa menguatkan kaki dan otot bayi hingga lebih cepat berdiri kokoh lalu berjalan? Mari kita lihat apa saja yang terkandung dalam kaki ayam itu.

Di dalam kaki ayam terdapat kulit, otot, tulang, dan kolagen. Kolagen adalah sejenis protein jaringan ikat yang liat dan bening kekuning-kuningan. Kalau terkena panas, kolagen akan mencair menjadi cairan yang agak kental seperti lem.

Nah, susunan utama pada ceker ayam adalah asam amino, yakni komponen dasar protein. Di dalam asam amino itu antara lain terdapat glisin-prolin, hidroksiprolin-agrinin-glisin.

Kaki ayam juga mengandung zat kapur dan sejumlah mineral. Dengan begitu, memang masuk akal juga kalau para orangtua tetap bertahan untuk menyuguhkan kaki ayam bagi anak-anak mereka. Sebab, jenis asam amino prolin dan hidroksiprolin serta zat kapur jelas-jelas dibutuhkan dalam pertumbuhan anak.

Betul memang kaki ayam tidak berdaging, tapi seperti diuraikan di atas, saat terkena panas, kolagen yang terkandung di dalam kaki ayam akan segera mengalir dan bergabung dengan nasi tim. Nah, kolagen inilah yang kita manfaatkan, bukan dagingnya.

Memang untuk mendapatkan gizi yang cukup, anak tidak hanya perlu mendapat kaki ayam, tapi juga tentu dagingnya. Meski begitu, kebiasaan memberi anak makan kaki ayam tetap tak perlu ditinggalkan.

Fungsi kolagen bukan cuma untuk pertumbuhan anak. Orang yang menderita rematik pun amat dianjurkan sering-sering makan kaki ayam. Kenapa begitu? Karena protein kolagen ayam memiliki antigen yang bersifat imunogenik.

Ceritanya, di dalam tubuh kita terdapat dua macam antigen, yakni antigen asing dan antigen diri. Setiap antigen bisa bersifat antigenik dan imunogenik. Antigen yang antigenik dapat berikatan dengan antibodi, meski tidak bisa merangsang tubuh membentuk antibodi terhadap antigen.

Sementara antigen yang imunogenik juga berikatan dengan antibodi spesifik, tapi bisa pula menghasilkan antibodi spesifik terhadap antigen. Nah, antibodi terhadap antigen inilah yang perlu dirangsang bagi penderita rematik.

Tentu hubungan sang antigen tadi dengan penyakit rematik punya uraian ilmiah yang panjang sekali, yang agak sulit kita pahami sebagai orang awam. Yang jelas, makan kaki ayam secara rutin mulai dianjurkan bagi penderita rematik.

Betapapun hebatnya peran si kaki ayam, tentu kalau cuma ditim atau direbus belaka, Anda enggan menyantapnya bukan? Apalagi kalau dihidangkan setiap hari. Begitu juga dengan nasi tim si kecil. Jangan coba-coba cuma menghadirkan nasi tim dengan kaki ayam yang itu-itu saja dari hari ke hari. Bisa-bisa si kecil kelak tidak doyan makanan lain atau malah tidak mau makan.

Nasi tim tentu bisa kita buat bervariasi dengan menambahkan bahan lain secara berganti-ganti. Kaki ayam untuk pengobatan ini pun bisa kita olah jadi hidangan lezat yang variatif. Yang jelas, olahlah kaki ayam dengan cara direbus atau ditim, bukan digoreng.

Kaki ayam yang digoreng sudah rusak struktur protein kolagennya akibat suhu yang tinggi. Perebusan dan pengetiman tidak boleh lebih dari 100 derajat Celsius agar tak merusak protein si kaki ayam. Meski hanya boleh direbus dan ditim,sebetulnya kaki ayam bisa dibuat menjadi berbagai jenis hidangan.

Sunday, April 3, 2011

Kerbau Dimata Masyarakat Toraja

 Kerbau Dimata Masyarakat Toraja  | Suku Toraja adalah suku yang menetap di pegunungan bagian utara Sulawesi Selatan, Indonesia. Populasinya diperkirakan sekitar 650.000 jiwa, dengan 450.000 di antaranya masih tinggal di Kabupaten Tana Toraja. Mayoritas suku Toraja memeluk agama Kristen, sementara sebagian menganut Islam dan kepercayaan animisme yang dikenal sebagai Aluk To Dolo. Pemerintah Indonesia telah mengakui kepercayaan ini sebagai bagian dari Agama Hindu Dharma. 

Kata toraja berasal dari bahasa Bugis, to riaja, yang berarti "orang yang berdiam di negeri atas". Pemerintah kolonial Belanda menamai suku ini Toraja pada tahun 1909. Suku Toraja terkenal akan ritual pemakaman, rumah adat tongkonan dan ukiran kayunya. Ritual pemakaman Toraja merupakan peristiwa sosial yang penting, biasanya dihadiri oleh ratusan orang dan berlangsung selama beberapa hari. Akan tetapi ada satu hal yang memegang peranan yang cukup penting dalam adat istiadat masyarakat suku Toraja yakni Kerbau.
Kerbau adalah binatang paling penting bagi orang Toraja, salah satu etnis yang berada di Pulau Sulawesi, Indonesia. Bagi etnis Toraja, kerbau adalah binatang yang paling penting dalam kehidupan sosial mereka. Kerbau atau dalam bahasa setempat tedong tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Selain sebagai hewan untuk memenuhi kebutuhan hidup sosial, ritual maupun kepercayaan tradisional, kerbau juga menjadi alat takaran status sosial, dan alat transaksi. Dari sisi sosial, kerbau merupakan harta yang bernilai tinggi bagi pemiliknya. Tidak mengherankan bila orang Toraja sangat dengan kerbau mereka. Hal ini dapat dilihat dari percakapan sehari-hari, pada saat hendak bertransaksi, mengadakan pesta, dalam menjalankan ibadah keagamaan. 
Anak perempuan Suku Toraja
Sehingga dengan adanya Kerbau sebagai perlambang Status Sosial masyarakat Toraja menjadikan nilai jual dari Kerbau ini cukup Fenomenal di Toraja, hal ini terlihat dalam upacara adat (orang meninggal) di Toraja, kerbau tersebut disembeli untuk mengantar mayat ke sorga. Biasanya, sekitar 10 hingga 100 kerbau disembelih dalam upacara adat tersebut.

Berikut beberapa kerbau yang mempunyai nilai jual yang sangat tinggi :

1. Tedong Saleko (Kerbau belang), Merupakan jenis Kerbau yang memiliki nilai status sosial yang sangat tinggi hingga nilai jual dari Tedong Saleko ini bisa mencapai Rp. 300 Juta per ekor


2. Tedong bonga, menduduki peringkat kedua setelah Tedong Saleko, dan memiliki nilai jual yang hampir sama dengan Tedong Saleko.


3. Tedong pudu' umumnya berbadan kekar dan warna hitam. Kerbau jenis ini sangat kuat dalam bertarung. Pada acara adu kerbau pada pesta kematian, kerbau pudu umumnya tampil sebagai petarung yang kuat. harga jualnya sekitar Rp.30 juta sampai dengan Rp. 80 juta.


4. Tedong sokko, kerbau ini memiliki tanduk yang arahnya turun ke bawah dan hampir bertemu di bawah leher. Dengan warna tertentu nilainya menjadi sangat mahal.


5. Tedong lotong boko, kerbau ini memiliki ciri ciri warnanya kulitnya putih tetapi di pundaknya terdapat warna hitam. 

 6. Tedong bulan, Kerbau ini keseluruhan kulitnya berwarna putih, menurut legenda setempat jika seluruh tubuhnya berwarna putih (termasuk matanya) maka kerbau ini tidak akan bisa hidup biasanya akan langsung mati saat dilahirkan.


Dan masih banyak lagi jenis kerbau yang sangat dihargai dan dihormati oleh masyarakat Toraja, dan tentu juga kerbau tersebut memiliki nilai jual yang tinggi di banding dengan kerbau biasa.
 
http://bangdex.blogspot.com/2011/04/kerbau-dimata-masyarakat-toraja.html

Friday, April 1, 2011

Makhluk Menyeramkan Yang Bisa Tembus Jantung

Meskipun beratnya hanya 4 pon di alam liar, binatang kecil ini dipandang sebagai pertanda kematian oleh masyarakat lokal di Madagaskar. Binatang ini bisa menembus jantung manusia saat tidur.Madagaskar adalah satu-satunya tempat di bumi di mana binatang ini bisa ditemukan di alam bebas.


Menurut legenda, aye-aye yang memiliki mata gelap, jari-jari yang panjang dan penampilan menjijikkan, diperkirakan menyelinap ke rumah penduduk desa terdekat dan menggunakan jari tengah untuk menembus jantung manusia saat tidur.

Pada kenyataannya binatang itu menggunakan jari tengah untuk mencari dan memanen larva serangga di pepohonan.

Hal itu dilakukan pada malam hari, mengetuk-ngetuk dengan jari ke cabang-cabang pohon untuk mendengarkan lubang dalam kayu untuk mencari belatung.

Takhayul di sekitar aye-aye berkembang karena tidak takut manusia. Bahkan ia akan berjalan ke arah pejalan kaki untuk melihat lebih dekat.

Kombinasi pada serangan dan fakta berkurangnya habitat menjadikan Aye-aye masuk daftar sebagai "hampir terancam" dalam IUCN Red List.

Aye-aye adalah salah satu makhluk paling unik yang bisa ditemukan di alam. Binatang yang tidak biasa ini tidak hanya memiliki genus sendiri (Daubentonia), tetapi juga keluarga sendiri (Daubentoniidae). Perdebatan telah berlangsung lama mengenai bagaimana mengklasifikasikan hewan yang ingin tahu ini apakah hewan pengerat atau primata. 
 
http://www.zonamaya.info/2011/04/makhluk-menyeramkan-yang-bisa-tembus.htm

Monday, March 28, 2011

10 Hewan Pemakan Manusia Terhebat Sepanjang Sejarah

Sebagian besar hewan predator dapat, dan akan, melihat manusia sebagai mangsa yang sesuai, di dalam situasi yang tepat, namun, 'pemakan manusia' sejati, ialah, hewan individu yang lebih memilih daging manusia daripada daging lain, itu sangat jarang terjadi. Daftar dibawah ini adalah pilihan dari beberapa kasus terburuk dari pemakan manusia yang tercatat dalam sejarah

10. The lions of Njombe
The Lions Of Njombe
Kita mulai daftar ini dengan kasus terparah dari singa pemakan manusia. Sekelompok singa besar lebih memilih daging manusia daripada makanan yg lain. Terjadi pada tahun 1932, di Tanzania dekat kota Njombe. Sekelompok singa datang dan membunuh masyarakat setempat dengan brutal. Sejarah mengatakan bahwa singa dikendalikan oleh seorang dukun dari sebuah suku setempat, bernama Matamula Mangera, yang mengirim singa-singa besar yg mengamuk sebagai senjata balas dendam terhadap warga Tanzania setelah Matamula Mangera digulingkan dari jabatannya. Para kepala suku begitu takut akan singa pemakan manusia yang Mangera kirim .Mereka memohon Matamula Mangera untuk menjadi pemimpin bangsa lagi, tapi ia menolak. Singa-singa itu terus menyerang dan, akhirnya, merenggut 1.500 nyawa manusia (ada yang mengatakan lebih dari 2000); serangan singa terparah sepanjang sejarah, dan salah satu kasus terparah dari serangan hewan yang pernah tercatat. Akhirnya, George Rushby, seorang pemburu terkenal, memutuskan untuk mengakhiri serangan. Dia membunuh 15 singa, dan sisanya meninggalkan daerah itu dengan sendirinya, akhirnya berakhirlah mimpi buruk. Tapi, tentu saja, penduduk setempat yakin bahwa singa yang pergi begitu saja disebabkan oleh para kepala suku yang sepakat untuk mengembalikan pekerjaan lama Matamula Mangera

9. Two Toed Tom
Two Toed Tom
Two Toed Tom adalah seekor pemakan manusia yang sangat liar, dan sekarang ini sulit untuk mengetahui bagian mana ceritanya yang nyata, dan mana yang mitos. Two Toed Tom adalah buaya jantan raksasa yang berkeliaran di rawa-rawa di perbatasan Alabama dan Florida sekitar tahun 1920. Dia kehilangan semua jari kecuali dua dari jari-jari di tangan kirinya, dan meninggalkan jejak yang sangat dikenali di lumpur, sehingga ia dijuluki 'Two Toed Tom' oleh masyarakat setempat. Konon, dia telah kehilangan jari-jari kakinya dalam perangkap besi.

Ia memiliki panjang empat setengah meter, dan orang-orang mengklaim bahwa ia bukan buaya normal, tapi setan yang dikirim dari neraka untuk meneror mereka. Tom membuat dirinya terkenal dengan melahap puluhan sapi, bagal dan, tentu saja, manusia, khususnya perempuan yang sedang mencuci pakaian di air. Karena Tom sering menyerang, banyak petani berusaha untuk membunuh Tom, tetapi peluru hanya berefek kecil dan tidak berhasil membunuh Tom. Seorang petani bahkan mencoba membunuhnya menggunakan dinamit, petani tsb telah mengejar Tom selama dua puluh tahun, tetapi selalu gagal, jadi dia memutuskan untuk membuang ember berisi 15 dinamit ke dalam telaga dimana Tom sedang berada. Petani tsb mengira masalah sudah selesai.

Ledakan itu menewaskan segala sesuatu yang berada di telaga tsb, kecuali Tom. Beberapa saat setelah ledakan, petani dan putranya mendengar teriakan yang mengerikan dan suara percikan yang berasal dari telaga di dekat rumahnya. Mereka bergegas ke tempat itu dan melihat mata cerah Tom sesaat sebelum ia menghilang di bawah permukaan. Teriakan itu kemudian diketahui sebagai teriakan seorang anak perempuan ketika setengah mayat anak perempuan muncul di tepi danau. Memang sulit untuk mempercayai apakah cerita ini merupakan cerita nyata atau hanya cerita rakyat, tetapi segala sesuatu nampaknya mengindikasikan bahwa Two Toed Tom itu nyata, dan ia terus menjelajahi rawa Florida selama bertahun-tahun. Orang-orang terus-menerus melaporkan melihat buaya jantan besar berjemur di tepi danau, dan suara aumannya terdengar setiap pagi. Mereka mengidentifikasi makhluk tsb sebagai Tom dengan jejak 2 jarinya. Bagian yang paling menakjubkan dari cerita ini adalah, meskipun ia paling terkenal selama tahun 1920-an, Tom tampaknya masih hidup selama 1980-an, ketika seekor buaya besar berjari 2 dilaporkan berada di rawa-rawa yang sama di mana dia telah menjelajah seluruh hidupnya . Banyak pemburu ulung yang mencoba menangkap, tapi Two Toed Tom tidak pernah tertangkap.

8. Kesagake
Kasagake
Tercatat binatang liar paling berbahaya di Jepang adalah Giant Hornet Jepang, yang membunuh rata-rata 40 orang per tahun. Namun, predator terbesar, dan paling kuat ditanah Jepang adalah Bear Brown, dan, mungkin yang paling brutal dalam sejarah adalah serangan beruang yang terjadi di desa Sankebetsu, Hokkaido, pada tahun 1915. Pada saat itu, Sankebetsu adalah sebuah desa pertama dengan penduduk yang sangat sedikit dan berada di daerah liar. Kawasan itu dihuni oleh beruang coklat, termasuk beruang jantan raksasa yang dikenal sebagai Kesagake. Dahulu, Kesagake datang ke Sankebetsu untuk memakan jagung panen penduduk setempat. Terasa menjadi gangguan, dia ditembak oleh dua penduduk desa dan melarikan diri ke pegunungan, ia dilaporkan terluka. Para penduduk desa percaya bahwa, setelah ditembak, beruang akan takut pada manusia dan menjauhi tanaman panen. Mereka salah.

Pada tanggal 9 Desember 1915, Kesagake muncul lagi. Dia memasuki rumah keluarga Ota, di mana istri petani sedang merawat bayinya sendirian. Beruang itu menyerang bayi, membunuh bayi, lalu mengincar sang istri petani. Dia mencoba membela diri dengan melemparkan kayu bakar ke binatang itu, namun akhirnya Kesagake menyeretnya ke hutan . Ketika orang-orang datang, , mereka menemukan lantai dan dinding yang berceceran darah. Tiga puluh orang pergi ke hutan, bertekad untuk membunuh beruang dan menyelamatkan wanita malang itu. Mereka menemukan Kesagake dan menembaknya lagi, tetapi mereka gagal untuk membunuhnya. Hewan itu lari dan mereka menemukan sebagian tubuh wanita yang telah dimakan terkubur di bawah salju, di mana beruang telah menyimpan tubuh wanita tsb untuk dikonsumsi nanti.

Beruang itu kemudian kembali ke peternakan keluarga Ota, dan penjaga bersenjata dikirim untuk berjaga-jaga akan serangan Kesakage. Tapi strategi ini meninggalkan celah di rumah lain yang tidak terlindungi, dan Kesagake mengambil keuntungan dari celah ini, menyerang rumah keluarga pelaku Curanmor Miyoke dan semua orang di dalamnya. Meskipun beberapa orang berhasil melarikan diri, dua anak tewas dan begitu juga seorang wanita hamil, yang menurut saksi yang selamat, memohon untuk kehidupan bayi yang dikandungnya kepada sang predator. Tentu saja, itu semua sia-sia; Kesagake membunuhnya juga. Ketika penjaga menyadari kesalahan mereka dan kembali ke rumah Miyoke, mereka menemukan mayat dari dua anak, wanita dan janin yang dikandungnya semua tergeletak disekitar darah yang menutupi lantai. Hanya dalam dua hari, Kesagake telah membunuh enam orang. Para penduduk desa ketakutan dan sebagian besar penjaga meninggalkan jabatan mereka karena takut.

Seorang pemburu beruang terkenal diberitahu tentang kejadian tersebut, dan ia mengidentifikasi beruang tsb sebagai Kesagake dan memberitahu bahwa beruang itu benar-benar mengincar desa Sankebetsu. Pada awalnya ia menolak untuk berpartisipasi dalam perburuan, tetapi akhirnya dia bergabung dengan grup dan pada tanggal 14, dia adalah salah satu orang yang akhirnya berhasil membunuh Kesagake. Beruang itu berukuran hampir tiga meter dengan berat 380 kg. Jenazah manusia ditemukan di perutnya. Insiden mengerikan tidak berakhir di sana, beberapa orang yang selamat dari serangan meninggal karena luka-luka. Salah satu korban tenggelam di sungai. Daerah segera ditinggalkan oleh penduduk desa dan menjadi sebuah kota hantu. Bahkan sampai saat ini, insiden Sankebetsu tetap menjadi serangan binatang terburuk dalam sejarah Jepang, dan salah satu yang paling brutal dalam sejarah.
7. The New Jersey Shark
The New Jersey Shark
Serangan-serangan hiu terjadi pada tahun 1916, pada waktu itu sedikit yang mengetahui tentang jenis hiu yang menyerang, dan beberapa ilmuwan bahkan mengklaim bahwa hiu itu tidak berbahaya sama sekali. Ini adalah salah satu dari sangat sedikit kasus nyata 'hiu makan orang' yang dikenal sebagai serangan hiu dan sebagian besar mengenal sebagai insiden yang terisolasi. Itu semua terjadi di sepanjang pantai New Jersey, korban pertama adalah seorang pria muda bernama Charles Vansant yang diserang di air yang sangat dangkal saat berenang dengan anjing kesayangannya, beberapa orang, termasuk keluarganya, menyaksikan serangan tersebut, dan penjaga pantai bergegas untuk menyelamatkan pemuda itu. Hiu itu sangat ulet dan tampaknya mengikuti pergerakan penjaga pantai yang berjaga di pantai . Gigi Hiu sudah memutus arteri femoralis Vansant dan salah satu kakinya dicabik hiu tsb, ia mengeluarkan banyak darah dan akhirnya mati ditempat sebelum ia bisa dibawa ke rumah sakit. Lima hari kemudian, orang lain, Charles Bruder, diserang oleh ikan hiu yang sama saat berenang jauh dari pantai. Pada awalnya dilaporkan oleh saksi bahwa perahu merah telah terbalik, dalam kenyataannya, 'perahu merah' adalah sebuah perahu yang bersimbah darah Bruder. Hiu itu menggigit putus kakinya. Ia diseret kembali ke pantai, di mana tubuh-Nya yang hancur tampaknya 'menyebabkan perempuan pingsan', tapi sudah terlambat, ia sudah mati pada saat ia sampai ke pantai.

Walaupun hiu telah terlihat selama beberapa hari, ilmuwan yang diberitahu mengenai serangan mengklaim bahwa itu bukan serangan hiu, dan mengatakan bahwa pelakunya mungkin ikan paus pembunuh atau kura-kura laut! Serangan berikutnya terjadi bukan di laut, tetapi dalam sebuah sungai dekat kota Matawan. Sekali lagi, orang melaporkan melihat hiu di sungai, tapi mereka diabaikan, sampai pada tanggal 12 Juli, seorang bocah berusia sebelas tahun diserang saat berenang dan diseret kebawah air. Beberapa warga kota bergegas ke sungai, dan seorang pria bernama Stanley Fisher terjun ke air untuk menemukan sisa-sisa anak itu, tapi dia juga diserang oleh hiu dan meninggal karena luka-luka yg disebabkan serangan hiu. Korban terakhir adalah anak muda, hampir 30 menit setelah serangan terhadap Stanley Fisher. Meskipun ia terluka parah, ia adalah satu-satunya korban yang selamat.

Pada tanggal 14 Juli seekor hiu putih raksasa betina ditangkap di Teluk Raritan dekat kota Matawan. Dikatakan bahwa jenazah manusia ditemukan di perutnya. Tapi, meskipun hiu tsb dikira sebagai pemakan manusia, tidak semua orang yakin akan dugaan tsb. Saat ini, ilmuwan percaya bahwa meskipun hiu putih raksasa mungkin adalah pelaku atas dua serangan pertama, serangan sungai Matawan mungkin dilakukan Bull Shark. Berbeda dengan hiu putih, Bull shark dapat bertahan hidup di air tawar, dan merupakan spesies yang sangat agresif, yang dianggap oleh sebagian orang sebagai hiu yang lebih berbahaya daripada hiu putih. Meskipun demikian, ini adalah awal dari reputasi mengerikan Hiu Putih sebagai pemakan manusia. Setelah dikonfirmasi bahwa serangan Jersey adalah perbuatan hiu, hiu menjadi pemakan manusia dalam sejarah. Insiden tsb menginspirasi novel yang paling terkenal dari Peter Benchley, Jaws, yang kemudian diadaptasi menjadi sebuah film oleh Steven Spielberg. Bahkan saat ini, banyak orang yang setelah melihat film takut untuk pergi ke dalam air laut, dan semuanya dimulai pada tahun 1916.

6. The Bear of Mysore
The Bear Of My Sore
Meskipun Sloth Bear sering menganiaya penduduk di India, Mereka sangat jarang sekali memakan korban. Bahkan, mereka sama sekali jarang memakan daging, dan lebih memilih untuk memakan rayap dan buah-buahan, dan sangat menyukai madu. Namun, ada seekor Sloth Bear jahat yang menjadi pembunuh.
Ada beberapa cerita yang sangat aneh tentang asal-usul dari Mysore Killer Bear; beberapa orang mengatakan bahwa beruang adalah seekor pejantan dan awalnya ia menculik seorang gadis untuk dijadikan pasangannya. Gadis itu diselamatkan oleh warga desa dan beruang dimasukan kedalam lubang penyiksaan.

Versi lain mengatakan bahwa beruang ini adalah singa betina yang telah dibunuh oleh manusia, dan ia menjadi pembunuh untuk membalas dendam. Namun, sebagian besar ahli sekarang percaya bahwa beruang itu mungkin terluka oleh manusia, dan hasilnya menjadi agresif. Beruang itu menyerang tiga lusin orang di negara Mysore India. Ciri khas Bear Sloth, ia akan merobek wajah korban dengan cakar dan gigi tajamnya, dan mereka yang selamat sering dibiarkan rusak. 12 dari korban meninggal, tiga dari mereka dimakan, sesuatu yang sangat tidak biasa. Beruang itu akhirnya dibunuh oleh Kenneth Anderson, seorang pemburu permainan yang terkenal, walaupun binatang itu awalnya sangat sulit ditaklukan.

5. The Beast of Gevauden
Beast Of Gevauden
Salah satu pemakan manusia paling terkenal-, serta yang paling misterius dari semua yg pernah ada. Binatang ini meneror provinsi Perancis Gevauden 1764-1767. Meskipun sering diakui sebagai serigala besar yang luar biasa, faktanya binatang ini tidak pernah benar-benar berhasil teridentifikasi. Dikatakan lebih besar daripada serigala normal, dengan warna bulu kemerahan dan bau tak tertahankan, serta gigi lebih besar daripada serigala normal. Makhluk ini membunuh korban pertama (seorang gadis muda) pada bulan Juni 1764. Ini adalah yang pertama dari serangkaian serangan yang sangat tidak biasa, di mana binatang ini memburu manusia sebagai target utumanya dan mengabaikan hewan ternak dan domestik. 210 manusia diserang, 113 korban meninggal, dan 98 yang dimakan olehnya. Serangan itu begitu sering dan brutal. banyak yang percaya bahwa makhluk ini adalah setan yang diutus oleh Allah sebagai hukuman, yang lain mengira itu adalah garou-loup, manusia serigala.

Meskipun pandangan mainstream menyebutkan bahwa 'Binatang' itu mungkin hanya serigala besar (atau beberapa serigala, karena beberapa laporan menyebutkan dua binatang bukan satu), kenyataannya tetap bahwa deskripsi makhluk tersebut tampaknya tidak cocok dengan serigala Eropa normal, yg dikenal orang pada saat itu. Beberapa ahli percaya bahwa binatang ini mungkin berevolusi menjadi hyena. Hyena sebenarnya predator yang sangat kuat dan mereka sering memangsa manusia di Afrika dan beberapa bagian Asia. (Seekor hyena jantan meneror Malawi baru-baru ini, memaksa ratusan orang meninggalkan desa mereka). Sama seperti binatang Gevauden, hyena terkenal akan gigi mereka yang kokoh dan memiliki bau yang kuat, dan mereka juga lebih besar dan lebih kuat daripada serigala rata-rata.

Binatang itu berhasil menghindari serangan pemburu bahkan tentara, menunjukkan bahwa ia adalah seekor pemakan manusia licik legendaris, tapi akhirnya dibunuh pada tahun 1767 oleh pemburu lokal Jean Chastel. Sejarah mengatakan bahwa Chastel menggunakan peluru perak untuk membunuh makhluk itu, namun ini mungkin mitos. Setelah membuka perut makhluk itu, Chastel menemukan sisa korban terakhir manusia.

4. The Ghost and the Darkness
Ghost And The Darkness
Pada tahun 1898, Inggris memulai konstruksi jembatan kereta api di atas sungai Tsavo di Kenya. Sembilan bulan berikutnya, para pekerja kereta api yang malang menjadi target dari dua singa pemakan manusia. Singa ini sangat besar, dengan ukuran panjang lebih dari tiga meter. Pada awalnya, kedua singa menyeret orang-orang dari tenda pekerja, menyeret mereka ke semak-semak dan melahap mereka di malam hari. Namun mereka menjadi lebih menakutkan, mereka bahkan tidak akan menyeret korban mereka jauh dan akan memulai makan daging mereka hanya beberapa meter dari tenda. Ukuran mereka, keganasan dan kelicikan mereka begitu luar biasa hingga masyarakat pribumi banyak yang mengira bahwa mereka bukanlah singa, melainkan setan, atau mungkin reinkarnasi dari raja-raja lokal kuno yang berusaha untuk mengusir penjajah Inggris. Dua ekor singa pemakan manusia ini berjuluk The Ghost dan The Darkness. Pekerja begitu takut dan ratusan dari mereka melarikan diri dari Tsavo. Pembangunan jembatan kereta api itu dihentikan, tidak seorang pun ingin menjadi korban berikutnya sang "singa setan"

Akhirnya, Chief Engineer yang bertanggung jawab atas proyek kereta api tsb, John Henry Patterson, memutuskan satu-satunya solusi adalah membunuh sang singa setan yang sangat mengganggu proyek. Dia hampir saja terbunuh oleh si singa, tetapi akhirnya, ia berhasil menembak singa yg pertama pada bulan Desember 1989, dan dua minggu kemudian, ia berhasil menembak yang kedua. Tercatat , singa telah membunuh 140 orang. Patterson juga menemukan sarang sang predator ', sebuah gua dekat tepi sungai Tsavo, yang berisi banyak sisa-sisa korban manusia, serta potongan pakaian dan ornamen. Gua ini masih ada hari ini. Meskipun banyak tulang yang telah diangkat, dilaporkan masih banyak tulang yang masih berada di dalam. Beberapa ahli baru-baru ini mengklaim bahwa singa hanya makan sekitar 35 korban manusia . Tapi ini bukan berarti mereka tidak membunuh banyak orang; seperti pemakan manusia yang lain, mereka dilaporkan sering membunuh bahkan ketika tidak lapar. Saat ini, sang pemakan manusia ini (atau lebih tepatnya, boneka mereka) dapat dilihat di Museum Field di Chicago, dan pemerintah Kenya telah menyatakan minatnya untuk membangun sebuah museum yang didedikasikan sepenuhnya untuk mereka.

3. The Panar Leopard
Panar Leopard
Macan tutul adalah 'kucing besar' yang terkecil, tapi itu bukan berarti mereka kurang mematikan daripada 'kucing' yang lebih besar.Soal fakta, macan tutul mungkin merupakan predator tertua; bekas gigitan macan tutul telah ditemukan dalam fosil tulang hominid , menunjukkan bahwa kucing ini sudah memakan nenek moyang kita yg hidup pada lebih dari tiga juta tahun yang lalu. Tapi walaupun ada macan tutul dewasa yg mungkin akan melihat manusia sebagai mangsa yang cocok dalam situasi yang tepat, hanya beberapa dari mereka menjadi 'pemakan manusia' sebenarnya, dan lebih memilih daging manusia atas makanan lainnya. Macan tutul pemakan manusia paling mematikan sepanjang masa adalah macan tutul Panar. Macan tutul jantan ini tinggal di daerah Kumaon India pada abad XX awal. Ia merupakan macan yg paling aktif di provinsi Panar, di mana dia membunuh lebih dari 400 orang, menjadi pemakan manusia kedua paling produktif dalam sejarah (setelah The Champawat Tigress lihat daftar 2).

Tampaknya macan tutul ini telah tersaingi oleh pemburu, dan tidak dapat berburu binatang liar, sehingga berpaling kepada manusia sebagai mangsanya untuk bertahan hidup. Ia akhirnya dibunuh oleh pemburu dan aktivis lingkungan hidup yg terkenal, Jim Corbett, pada tahun 1910. Walaupun macan tutul Panar adalah yang paling terkenal , ada pemakan manusia lain yang juga ditakuti. Pemakan manusia-Kahani, tercatat, menewaskan lebih dari 200 orang, dan pemakan manusia -Rudraprayag, yang mengintai dan membunuh peziarah yg sedang dalam perjalanan ke sebuah kuil Hindu, menewaskan 125 orang. sebelum dia juga ditembak oleh Jim Corbett. Lebih kecil, lebih lincah dan beberapa orang mengatakan, lebih licik dari singa atau harimau, macan tutul dianggap sebagai binatang paling mematikan di dunia oleh pemburu ulung. Salah satu dari mereka mengklaim bahwa 'jika macan tutul ukurannya sama seperti singa, mereka akan sepuluh kali lebih berbahaya'.

2. The Champawat Tigress
Selama abad XIX akhir, di antara kawasan Nepal ke Himalaya pernah diteror oleh pemakan-manusia paling terkenal dan produktif dari semua yang pernah ada. Pria, wanita dan anak-anak, mereka disergap di hutan olehnya. Serangan itu begitu sering dan begitu mematikan sehingga lagi-lagi orang menganggap binatang itu sebagai setan, dan bahkan hukuman dari para dewa. Pelakunya adalah harimau Bengal yang telah ditembak oleh pemburu. Dia berhasil melarikan diri, tetapi peluru telah menanggalkan dua taring nya. Kesakitan yang konstan, dan tidak dapat berburu mangsa yang biasa, harimau betina itu menjadi pembenci cucu adam, pemakan manusia. jumlah korban dari harimau betina ini mencapai 200. Para pemburu dikirim untuk membunuh binatang ini, tapi dia terlalu licik dan jarang terlihat oleh mereka. Akhirnya, pemerintah Nepal memutuskan untuk menyelesaikan problema yg cukup besar itu dan mengirim Tentara Nasional untuk membunuh sang kucing pembunuh. Selain kasus binatang Gevauden(daftar 5), ini mungkin satu-satunya dalam sejarah ketika tentara dianggap perlu untuk berurusan dengan binatang pemakan manusia. Tapi mereka gagal menangkap si harimau betina. Dia, bagaimanapun, terpaksa meninggalkan wilayah dan ia menyeberangi perbatasan India, ke daerah Champawat dimana ia melanjutkan "pemburuan manusia nya. Dilaporkan bahwa setiap sehabis memakan manusia, dia akan menjadi lebih berani dan lebih menakutkan, dan akhirnya, ia mulai menyerang di siang hari dan berkeliaran di sekitar desa. Penduduk tidak akan berani meninggalkan pondok mereka untuk bekerja, karena mereka bisa mendengar suara auman sang pembunuh di hutan yg menunggu mereka. Tetapi pemakan manusia ini bernasib sama, pada akhirnya, satu orang memutuskan untuk mengakhiri pemerintahan sang harimau betina. Orang ini bernama Jim Corbett, yang (ironisnya) akan menjadi salah satu pencetus pertama program pelestarian harimau.

Kemudian Corbett menceritakan tentang bagaimana dia menemukan harimau betina dengan hanya mengikuti jejak darah dan kaki dari korban terbarunya, seorang gadis remaja. Corbett adalah seorang yg pemberani, tetapi ia merasa ngeri melihat pemandangan mengerikan tsb,
Corbett menembak harimau betina di tahun 1911. Orang-orang setempat sangat lega, bersyukur dan mereka menganggap Corbett sebagai seseorang yg suci. Pada saat itu, tercatat harimau betina ini telah membunuh 436 orang, dan mungkin bisa lebih banyak lagi karena banyak korban yang hilang. Dia merupakan individu pemakan manusia yang paling produktif dalam Sejarah. Bukan hanya itu, dia tercatat sebagai makhluk pembunuh terbanyak dan menyaingi pembunuh versi manusia . Hanya satu pembunuh versi manusia yg dikatakan menyaingi harimau betina Champawat, seorang Hongaria terkenal bernama Countess Bathory Erzebet yang dikenal sebagai 'Tigress dari Csejte'

1. Gustave
Semua pemakan manusia terhebat telah tiada; kecuali satu. Di Afrika, hidup seekor pemakan manusia pada zaman kita sekarang, buaya Nil jantan berukuran enam meter dan berat sekitar satu ton. Dia adalah buaya Nil terbesar yg pernah hidup, serta individu predator terbesar di seluruh benua Afrika, dan menurut penduduk asli dan Patrice Faye (seorang naturalis Perancis yang telah bertahun-tahun mencoba menangkap pemakan manusia ini), dia telah membunuh lebih dari 300 orang sampai sekarang! Meski masih hidup dan aktif, buaya ( yg dijuluki "Gustave" oleh Faye) telah menjadi legenda. (Bahkan ada sebuah film yg terinspirasi oleh cerita buaya tsb.

Penduduk pribumi mengatakan dia membunuh manusia atas dasar kesenangan, bukan hanya untuk makanan, dia membunuh beberapa orang dalam setiap serangan, dan kemudian menghilang selama berbulan-bulan, atau bahkan bertahun-tahun, dan muncul lagi ditempat lain hanya untuk membunuh. Tidak ada yang bisa memprediksi kapan atau di mana ia akan muncul berikutnya. Ia juga dikatakan memiliki nafsu makan yang mengerikan, dan rumor mengatakan bahwa ia membunuh dan melahap sebuah kuda nil jantan dewasa (binatang yang sangat berbahaya dan kuat yang paling menghindari buaya). Tubuh sang buaya membawa bekas luka yang tak terhitung jumlahnya. Diantaranya luka yg dibuat oleh pisau, tombak dan bahkan senjata api. Sebuah bintik hitam di bagian atas kepalanya adalah satu-satunya bekas luka peluru yg tersisa dan seharusnya peluru tsb dapat mengakhiri 'pemerintahannya'. Tapi semua pemburu (dan bahkan, sekali, sekelompok prajurit bersenjata) telah gagal untuk membunuhnya.

Faye sendiri berusaha untuk menangkap Gustave dengan membangun perangkap besar di air, tapi, meskipun buaya itu muncul, dia tidak pernah mendekati perangkap yg dibuat Faye. Dia hanya berenang di sekitarnya, 'seolah-olah mengejek calon penculiknya'. Dilaporkan berumur lebih dari 60 tahun, Gustave mungkin terlalu berpengalaman dan pintar untuk ditipu, sehingga nampaknya Gustave akan melanjutkan 'pemburuannya' dan mungkin, akan menjadi pemakan orang yang paling produktif sepanjang sejarah. Tidak seperti cara pada zaman harimau betina Champawat; Patrice Faye tidak lagi ingin membunuh Gustave. Dia ingin melindungi dia dari pembalasan manusia; dengan menangkap Gustave hidup-hidup dan menjaga dia didalam kandang yang aman, Faye berharap dapat menyelamatkan nyawa manusia serta pemakan manusia itu sendiri, dan mungkin menggunakannya sebagai bibit untuk membantu pelestarian buaya Nil. Sebuah pagar lampiran (enclosure) telah dibangun di Taman Nasional Ruzizi Burundi, menunggu moment penangkapan pemakan manusia terbesar di zaman kita.

Thursday, March 24, 2011

Foto Mesum Lagi, 1 Cewe Di Pake Berdua

NIH DIA FOTONYA���..!!!!!
EHEHHEEEE�. PISSS......

Naluri Binatang Mulai Dijadikan Salah Satu Sistem Peringatan Dini Bencana

Korea Utara menyarankan warga negaranya untuk menggunakan hewan peliharaan mereka sebagai sistem peringatan dini untuk bencana alam gempa bumi. Pengumuman ini muncul pasca terjadinya gempa bumi dan gelombang tsunami yang memporakporandakan Jepang.

Bencana alam yang melanda Jepang cukup memberi pelajaran. Pemerintah di seluruh dunia kini berfokus pada penciptaan sistem peringatan dini yang paling efektif untuk melindungi warga dari kemungkinan terburuk bencana alam.



http://www.dogbreedinfo.com/art/horses1Art.jpg

Seperti diketahui, gempa bumi dan gelombang raksasa yang terjadi 11 Maret lalu di Jepang telah memakan lebih dari 18.000 orang korban jiwa.

Meski pemerintah di Pyongyang telah mensosialisasikan kepada warga negara terkait teknologi tersebut, pemerintah melalui media tetap mendesak warga untuk memelihara hewan peliharaan. Perilaku aneh hewan peliharaan akan menjadi sistem peringatan dini yang relatif akurat.

Harian Rodong Sinmun edisi Minggu, yaitu surat kabar milik Juche republic atau partai tunggal yang berkuasa di negara komunis itu, memperingatkan bahwa seluruh warga negara harus waspada jika melihat anjing menggonggong tak henti-henti.

http://www.dogbreedinfo.com/images17/NorthernInuitDogFreya14wks.JPG

Pertanda lain adalah ketika sapi menolak untuk makan, atau kuda yang terus berputar-putar. Naluri binatang-binatang tersebut dinilai pemerintah Korea Utara lebih akurat ketimbang sistem peringatan dini lain.

Bukti kehandalan perilaku binatang dalam memprediksi bencana gempa memang layak dipertimbangkan. Hal ini terbukti pada bencana tsunami besar sekitar 7 tahun silam.  

National Geographic melaporkan, saat terjadi bencana tsunami di Samudera Hindia di tahun 2004, banyak spesies yang selamat karena berhasil melarikan diri sebelum bencana.

Ketika itu, dilansir nationalgeographic.com, gajah sontak berlari ke tempat yang lebih tinggi, anjing menolak keluar dari ruangan, dan burung bangau rela meninggalkan dataran rendah tempat mereka biasa berkembang biak demi keselamatan.

http://www.biology-blog.com/images/blogs/3-2007/the-majestic-elephants-of-southern.jpg

"Kepercayaan bahwa binatang liar memiliki indra keenam, bahkan mungkin sebelum manusia ada, telah ada sejak ribuan abad silam," kata majalah tersebut. Diduga frekuensi rendah sinyal elektromagnetik dari perut bumi dapat ditangkap oleh hewan untuk berperilaku tidak biasa sebelum gempa bumi terjadi.

http://media.onsugar.com/files/2011/02/08/5/1444/14441776/16/WhoopingCranesflying.jpg

Di samping mengandalkan kepekaan binatang peliharaan, stasiun TV Korea tetap menyiarkan serangkaian program tentang bagaimana cara mengantisipasi bencana gempa.

Program tersebut secara detail akan menjelaskan mulai dari sirine dan lonceng darurat dibunyikan dan mengimbau warga untuk bergerak ke ruang terbuka, seperti taman kota, hingga situasi kondusif.


http://teknologi.vivanews.com/news/read/210830-naluri-binatang-jadi-sistem-peringatan-dini

Sunday, March 20, 2011

Temukan Khasiat Dari Tajamnya Kulit Landak

Landak. Binatang yang kulitnya ditumbuhi bulu berupa duri tajam ini banyak ditemukan di hutan belantara.

Duri tajam tersebut berfungsi sebagai pelindung diri saat terancam bahaya oleh binatang lain, juga alat memerangkap semut-semut yang ada di sekitar untuk dimakan.
http://data.tribunnews.com/foto/bank/images/Kulit-landak.jpg
Melihat landak, tentunya Anda enggan memegang binatang tersebut. Jangankan memegang, mendekati saja takut karena khawatir tertusuk duri tajam. Sebab jika binatang itu merasa terganggu, semua duri-duri berdiri tegak.

Dibalik duri tajam landak, ternyata menurut kepercayaan sebagian orang memiliki khasiat, khususnya untuk pengobatan.

Sejak zaman dulu, nenek moyang kita sudah membuktikan khasiat bulu landak itu untuk pengobatan.

Bagi masyarakat tradisional di Kalimantan, bulu landak banyak dipercaya untuk menolak bala, penghalau gangguan gaib atau melemahkan ilmu hitam yang berasal dari luar.

Caranya, duri landak tersebut ditempelkan ke bagian tubuh orang yang kesurupan, di antaranya telapak tangan atau kaki, maka makhluk halus segera keluar dari tubuh orang yang dirasuki.

"Duri landak juga dipercaya bisa mengobati masuk angin atau menyamak. Caranya duri landak dibakar hingga menjadi abu. Kemudian dioleskan pada perut atau bagian yang sakit," terang H Nurdin, pemilik Toko Udin Borneo di Pertokoan Cahaya Bumi Selamat (CBS) Martapura, Kabupaten Banjar.

Duri landak ini cukup banyak dijual di Toko Udin Borneo. Duri-duri tersebut dijual per ikat seharga lima ribu rupiah sampai Rp 20 ribu, tergantung ukuran yaitu panjang dan pendek atau besar dan kecil. Duri seukuran tusuk gigi ini panjangnya bervariasi, antara lima sentimeter sampai sepuluh sentimeter.

Dijelaskan H Nurdin, duri landak ini berasal dari landak mati yang ditemukan di hutan. Jadi bukan landak hidup yang sengaja dibunuh untuk diambil durinya.

Sebab itu pasokan duri landak ini juga tidak menentu, tergantung hasil yang dikumpulkan para pemasok yang umumnya dari wilayah perdesaan, antara lain pegunungan Meratus.

http://www.tribunnews.com/2011/03/20/temukan-khasiat-dari-tajamnya-kulit-landak

Friday, March 18, 2011

11 Serangga Lezat Yang Bisa Dimakan

Dalam beberapa kasus orang memakan serangga karena kebutuhan (kelaparan), tapi dari ke hari orang semakin pintar mengolah segala bahan, termasuk serangga untuk dijadikan santapan lezat.

Menu makanan istimewa di saat-saat yang istimewa, terkadang makanan yang terbuat dari serangga ini begitu mahal harganya. Berikut ini 12 serangga yang tidak sekedar menjadi hama, tapi dapat juga dijadikan santapan lezat sehari-hari.

1. Casu Marzu

Di Sardinia, Italia, mereka makan jenis keju susu domba yang disebut casu Marzu yang diketahui dicampur dengan larva serangga.

Keju lunak ini telah difermentasi begitu lama yang telah benar-benar mulai membusuk, mengundang perkembangan larva serangga yang terlihat seperti cacing kecil menembus pada permukaan keju.

Beberapa orang menghilangkan larva sebelum makan keju, tetapi yang lain makan semuanya, belatung dan semua.

2. Scorpion Sucker

Kalajengking California yang sudah tidak berbahaya ini terbungkus dalam lapisan permen lezat. Menurut daftar, kalajengking merupakan sumber makanan utama di banyak bagian dunia, jadi mengisap permen lolipop kalajengking seharusnya tidak mengotori Anda.

3. Rayap


Di Afrika dan bagian dari Indonesia, makan Rayap adalah cara hidup. Dikumpulkan pada awal musim hujan ketika sumber protein lainnya langka, rayap yang terbaik dimakan setelah dipanggang, atau digoreng.

4. Jangkrik Hamil

Di daerah timur laut Thailand, jangkrik sarat dengan telur dianggap sebagai makanan ringan yang lezat. Jangkrik ini ditangkap dan dikeringkan di alam kemudian dibersihkan, dimasak, dan sedikit asin. Anda dapat membeli sekantong penuh jangkrik hamil yang siap dimakan dengan harga kurang dari $ 6,00.

5. Snack cacing Larvets

Cacing ini renyah dipanggang dan tersedia dalam berbagai rasa termasuk BBQ, Keju Cheddar, dan Spice Meksiko.

6. Kumbang Air Raksasa

Di Thailand, kumbang ini dioleh dengan cara dikupas dan kemudian dimakan, baik digoreng atau dipanggang. rasanya digambarkan mirip dengan kerang.

7. Lollipop Cacing Tequila

Sekarang Anda bisa menikmati rasa Tequila dengan minum tequila bebas gula rasa lollipop plus cacing, di dalam pop masing-masing.

8. Telur Semut

Telur semut dapat dikumpulkan hanya pada satu bulan setiap tahunnya di Thailand, dan mengumpulkan telur merupakan tugas yang memakan waktu dan sering menyakitkan. Telur ini terasa besar dan licin, dan mereka harus dimasak dengan, sebelum memakan nya bersama salad atau keripik tortilla.

9. Semut Raksasa Terbungkus Coklat

Ratu semut Raksasa Leafcutter bermandikan coklat Belgia dekaden. Selera yang sedikit "gila" dikatakan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan memberikan orang-orang yang memakannya energi ekstra.

10. Witchetty belatung

Makanan ini, besar putih, larva ngengat atau kumbang kayu adalah makanan pokok dalam diet Aborigin di Australia. Belatung tinggi protein dan dapat dimakan baik mentah atau dibakar di atas bara.

11. Serangga Rakasasa Rasa Pedas

Cinta makanan pedas? Ini adalah produk untuk Anda. Saus ini berisi Serangga air raksasa yang dihaluskan (Giant Scorpions) bersama dengan berbagai macam rempah-rempah Thailand dan cabai.

Pasta ini membuat saus sempurna untuk tortilla, ketan, dan semua yang dimakan dengan serangga lain yang Anda suka.

Hormon Cinta Ditemukan Pada Monyet

Para ilmuwan berhasil menemukan hormon cinta pada monyet yang disebut dengan oksitosin. Disebut hormon cinta karena oksitosin berperan mengatur aktivitas organ reproduksi dan perilaku sosial, seperti ikatan antarkelompok, ibu dan anak.
http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2008/01/07/102219620X310.jpg
Oksitosin sebenarnya ditemui pada seluruh mamalia, tetapi oksitosin yang ditemukan pada monyet ini berbeda. Peneliti mengungkapkan, perbedaan itu terjadi karena gen yang bertanggung jawab dalam produksi hormon ini juga berbeda.

Karen Parker, peniliti dari Stanford University yang terlibat penelitian ini mengatakan, penemuan ini adalah kali pertama oksitosin ditemukan berbeda dalam mamalia yang dipelajari.

"Pandangan ortodoks mengatakan, semua mamalia memiliki oksitosin yang sama," ujarnya.

Penemuan hormon ini terjadi ketika Karen dan rekannya tengah berupaya mempelajari monyet di laboratorium. Mereka mengalami kesulitan saat ingin mengukur kadar oksitosin. Setelah melakukan analisa genetik, mereka mengetahui bahwa gen yang bertanggung jawab terhadap produksi oksitosin dalam monyet berbeda.

Penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal Biology Letters, Selasa (15/32011) kemarin. Parker mengatakan, ia dan timnya akan terus mempelajari aktivitas oksitosin ini untuk membandingkan efeknya dengan oksitosin yang dikenal selama ini.

Oksitosin sendiri adalah sebuah hormon yang diproduksi di bagian otak disebut kelenjar putuitari. Setelah diproduksi, hormon disebarkan lewat sistem sirkulasi tubuh, terutama menuju organ target.

Beginilah Kalau Zebra Bersihkan Gigi Kuda Nil

Seekor zebra di Kebun Binatang Zurich, Swiss, terlihat menatap ke dalam rahang kuda nil ketika pengunjung menyaksikan hewan tersebut berhadpan dengan seekor kuda nil yang membuka mulut lebar-lebar.
http://static.republika.co.id/images/hippozebra_466x262_nocredit.jpg
Namun, si kuda nil tidak berniat untuk menyantap si zebra sebagai makan siangnya. Dia membiarkan gigi-giginya dibersihkan.

Pemandangan luar biasanya direkam oleh fotografer Jill Sonsteby dari Jacksonville, Florida. Dia mengatakan, acara membersihkan gigi kuda nil itu berlangsung sekitar 15 menit dan si zebra berlalu tetap aman.

"Si zebra berada di kandang yang sama dengan si kuda nil dan bayinya," tutur Sonsteby, 34 tahun, Selasa (16/3).
"Si kuda nil membuka mulut dan membiarkan zebra membersihkannya. Semua orang mengambil foto. Luar biasa berada di sana saat itu.''

Kuda nil yang bernama Latin Hippopotamus amphibius dipandang sebagai salah satu mahluk paling agresif di dunia dan gigitannya bisa membelah perahu kecil menjadi dua.

Mamalia pemakan tumbuhan ini bisa berbobot hingga tiga ton dan merupakan mamalia darat terbesar ketiga di dunia.

Kendati mereka jarang saling bunuh, tercatat ratusan serangan maut dilakukan oleh kuda nil terhadap warga di Afrika. Meski tubuhnya besar, kuda nil bisa lari lebih cepat daripada manusia di darat dalam jarak pendek.

Tuesday, March 8, 2011

Burung Merak Terlangka Di Dunia

Anda pasti berpikir, apalah istimewanya burung merak. Mungkin anda sudah terbiasa melihat burung merak yang warna warni, akan tetapi burung merak warna putih ini termasuk jenis langka dan tidak banyak di jumpai di dunia ini, biasanya bisa dijumpai di kebun binatang.

Beberapa tempat dimana anda bisa melihat burung merak putih diantaranya adalah Palm Beach, Florida, Amerika dan Zoologico Ncaional de, Nicaragua. siapa yang mau piara dan bawa ke indonesia? klo mau paling tidak harus punya ijin dari DEPHUT negara bersangkutan dan organisasi dunia yg melindungi hewan tersebut dan itupun setidaknya harus ngerogoh sangat dalem krena binatang ini sangat dilindungi dan ijinya sangat mahal sekali.. (terkahir yang melihari ni binatang jenis ini adalah pengusaha terkaya no.3 di taiwan dan pengusaha minyak peru) wajar lah.. 



Karena Lapar Macan Tutul Nekat Membantai Buaya

Karena Lapar Macan Tutul Nekat Membantai Buaya | Pemandangan menakjubkan dari seekor macan tutul yg sedang bergumul dengan seekor buaya telah tertangkap kamera untuk pertama kalinya

Foto-foto diambil oleh Hal Brindley, seorang fotografer satwa liar Amerika, yang seharusnya mengambil gambar kuda nil dari mobilnya di Taman Nasional Kruger.